Seratus Lebih WNA Pelaku Kejahatan ‘Online’ Ditangkap

2 Mei 2018, 10:19


Bali News - Seratus Lebih WNA Pelaku Kejahatan ‘Online’ Ditangkap

Denpasar, LenteraEsai.com – Sebanyak 103 warga negara asing (WNA) asal China dan 11 WNI yang tergabung dalam sindikat kejahatan ‘online’ (cyber fraud), digerebeg dan diringkus polisi di sejumlah tempat di wilayah Denpasar dan Badung, Bali.

Penggerebegan dan penangkapan yang dilakukan tim gabungan Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Bali bersama Satgas CTOC/Sabara pada Selasa (1/5) siang itu, juga menyita sejumlah hasil dan alat kejahatan, kata Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol Anom Wibowo.

Disebutkan, penggerebegan yang dilakukan tim gabungan di Jalan Perumahan Mutiara Abianbase No.1 Mengwi, Kabupaten Badung, ditangkap 49 tersangka terdiri atas 5 WNI (2 perempuan dan 3 laki-laki) dan 44 WNA China (7 perempuan dan 37 laki-laki).

Dari ‘markas’ para tersangka disita barang bukti berupa perangkat komunikasi telepon sebanyak 51 unit, laptop (1 unit), paspor (43 buah), handphone (5 unit), router (2 unit), printer (2 unit) dan HUB (26 unit).

Untuk tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Bedahulu XI No.39 Kota Denpasar, ditangkap 32 tersangka terdiri atas 4 WNI (2 perempuan dan 2 laki-laki) dan 28 WNA China (3 perempuan dan 25 laki-laki).

Barang bukti yang disita dari ‘kandang’ tersangka di Jalan Bedahulu itu, meliputi handphone (20 unit), router (13 unit), laptop (2 unit) dan paspor (1 buah).

Menyusul penggerebegan di Jalan Gatsu I No.9 Kota Denpasar, ditangkap 33 tersangka terdiri atas 2 WNI (1 perempuan dan 1 laki-laki) dan 31 WNA China (1 perempuan dan 30 laki-laki).

Barang bukti yang disita, antara lain handphone (28 unit), router (3 unit), laptop (2 unit), paspor (38 buah) dan HUB (1 unit), ujar Dirreskrimsus Anom Wibowo.

Ia menjelaskan, dari tiga TKP yang telah ‘diserbu’ petugas gabungan itu tercatat keseluruhan tersangka mencapai 114 orang terdiri atas 11 WNI (5 Perempuan dan 6 laki-laki) dan 103 WNA China (11 perempuan dan 92 laki-laki).

Untuk pengusutan lebih lanjut mengenai aksi kejahatan ‘online’ yang telah mereka lakukan, para tersangka berikut barang buktinya kini ditahan pihak Polda Bali di Denpasar. (LE)