BPBD Semprot Jalan Kurangi Tebaran Debu Merapi

12 Mei 2018, 14:17


Bali News - Mobil tertutupi debu vulkanik Gunung Merapi

Yogyakarta, LenteraEsai.com – Sejumlah mobil tangki dikerahkan pihak BPBD Kabupaten Sleman Yogyakarta untuk menyemprotkan air ke ruas jalan-jalan raya yang tertutup debu vulkanik di daerah itu, Sabtu (12/5) siang.

Petugas pada BPBD Sleman yang ambil bagian dalam aksi semprot air tersebut mengatakan, pascaerupsi Gunung Merapi, tidak sedikit ruas jalan raya yang tertutup debu vulkanik dalam jumlah yang cukup banyak.

Debu vulkanik akibat hujan abu menyusul letusan freatik yang kini betebaran di jalan raya itu, tidak sedikit yang kemudian mengganggu jarak pandang para pengemudi kendaraan bermotor dan pemakai jalan lainnya.

Dikatakannya, karena jarak pandang yang terganggu, dikhawatirkan dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tabrakan kendaraan dan lain-lain.

Guna mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan itulah, kata petugas, pihaknya menyemprotkan air ke sejumlah jalan raya, dengan harapan debu yang menutup jalan menjadi tersingkir. Selain tersingkir, juga tidak ‘beterbangan’ setelah debu dalam kondisi basah.

Sugiarto (45), pengemudi truk sembako, merasa sangat terbantu dengan semakin menipisnya lapisan debu yang sempat menutup jalan raya. “Sebelumnya, saya nyaris kesulitan melihat jalanan dan objek yang ada di depan. Namun kini, jarak pandang sudah mulai membaik,” ucapnya.

Tebaran debu akibat tiupan angin yang cukup kencang tidak saja tercatat telah mengganggu jarak pandang, tetapi juga menyesakkan pernapasan bagi setiap orang yang ada di sekitarnya.

Namun, kata dia, setelah pihak BPBD menyemprotkan air, tebaran atau kepulan debu vulkanik menjadi jauh berkurang.

Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Magelang, Boyolali dan Kabupaten Sleman, meletus freatik pada Jumat (11/5) pagi sekitar pukul 07.32 WIB.

Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi, memancarkan asap disertai debu vulkanik setinggi 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan juga melontarkan beberapa material piroklastik lainnya. (LE)