Buka Pameran IBI, Katon Bagaskara Senandungkan ‘Negeri di Awan’

19 Juli 2018, 10:24


Bali News - Caption: Ida Bagus Indra dan Katon Bagaskara

Denpasar, LenteraEsai.com – Penyanyi kenamaan Katon Bagaskara menghadiri pembukaan pameran lukisan Ida Bagus Indra atau IBI, yang berlangsung di Griya Drupadi di bilangan Renon, Denpasar, pada Rabu (18/7) pukul 19.00 Wita.

Sebagai penanda dibukanya pameran bertajuk ‘Indra’ ini, maka Katon Bagaskara secara khusus menyenandungkan lagu ‘Negeri di Awan’. Lagu ini memiliki arti khusus bagi IBI, karena sering diputar ketika sedang berkarya. Bagi IBI, lagu ini menghadirkan inspirasi dan imajinasi untuk giat berkarya.

Menurut Katon, dirinya mengenal IBI sejak 5 tahun lalu. Bagi Katon, lukisan IBI memiliki spirit tersendiri dan roh yang membuat lukisan itu ‘hidup’. Tidak heran jika kemudian Katon mengagumi karya-karya IBI.

“Dan yang bikin saya ‘surpise’ ternyata IBI pun menjadi penggemar musik saya. Ini luar biasa. Bahkan, beliau cerita kalau mendengarkan lagu Negeri di Awan, maka ide melukisnya mengalir sehingga bisa langsung spontan terpikir untuk membuat karya,” ujar Katon, diiringi tepuk tangan audiens.

Mengenai pameran lukisan bertajuk Indra ini, lanjut Katon, pihaknya menangkap ada jiwa yang lebih lepas. Kali ini, IBI tampil lebih apa adanya dan menjadi dirinya sendiri.

“Saya berharap suatu hari, bisa menciptakan lagu di dalam studio beliau dengan ditemani puluhan karya IBI yang luar biasa. Semoga bisa terwujud,” kata Katon, yang disambut IBI dan istri Ayu Ari, dengan anggukan antusias.

 

Sementara itu, IBI menyatakan pameran ini menampilkan 180 karyanya yang terbagi atas 3 kategori. Yakni dancing series, all category dan nude series. Kesemua lukisan diciptakan selama kurun waktu kurang lebih setahun, pada awal hingga akhir 2017. Pameran akan dilangsungkan selama dua minggu di Griya Drupadi.

Ke depan, IBI telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang ditargetkan akan selesai dalam 5 tahun tahun ke depan. “Saya ingin hadirkan sejarah tari Bali sebagai pendokumentasian budaya, untuk diwujudkan dalam kanvas,” kata IBI.

Disinggung mengenai proses berkarya, ujar putra Ida Bagus Sura Kusuma, dirinya tidak pernah mematok waktu. Hal ini dikarenakan ide untuk melukis dapat muncul sewaktu-waktu tanpa dapat direncanakan.

“Tapi yang jelas, sebelum berkarya, saya lebih dulu menstabilkan emosi. Setelah itu, baru proses melukis dimulai, yang saya lakukan di studio. Namun tidak jarang saya juga melukis di ruang-ruang terbuka,” kata IBI.

Kegiatan pembukaan pameran makin meriah ketika Katon Bagaskara bernyanyi diiringi dengan petikan piano putri sulung IBI, sehingga ratusan tamu undangan turut terkesima dan berkali-kali bertepuk tangan memberikan apresiasi.  Acara ini berlangsung lancar dan diorganisir oleh Indonesian Painter.  (LE-DP)