Wayan Parka, Mantan Ketua PKPI ‘Nyalon’ Lewat Gerindra

24 Juli 2018, 22:45


Bali News - Wayan Parka, Mantan Ketua PKPI ‘Nyalon’ Lewat Gerindra

Amlapura, LenteraEsai.com – I Wayan Parka, mantan ketua PKPI, kini kembali bertekad meramaikan kancah perpolitikan dengan mencolonkan diri menjadi anggota legislatif lewat Partai Gerindra.

Pria kelahiran Tihingan Bebandem yang dua kali sempat duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Karangasem dari PKPI itu, kemudian keluar dari PKPI dan memilih non aktif dari dunia politik, fokus menjalankan bisnis.

Parka terakhir sempat maju pada tahun 2014, namun saat itu gagal. Hal ini diakuinya sebagai pelajaran berharga dalam dunia politiknya. Sekarang ini, Parta mengaku sudah siap tempur untuk bertarung kembali lewat Dapil Bebendem, setelah belajar banyak dari kekalahan sebelumnya.

“Saat maju tahun 2014 hanya kalah 87 suara dari Pak Marjuhin,” ujarnya. Bahkan saat itu sempat dilakukan pemungutan suara ulang.

Untuk maju pada pileg tahun 2019, Parka mengaku sudah pasang strategi untuk bisa mendapatkan suara merata di beberapa TPS. “Dulu waktu saya maju tahun 2014, sempat ‘pede’ dengan hanya mengandalkan suara dari Tihingan. Kali ini saya akan menggarap suara dari TPS lainnya sebagai tambahan,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, nantinya juga tidak ada orang yang menyebut dirinya hanya sebagai jago kandang.

Masuknya Parka ke Gerindra sebenarnya cukup mengejutkan. Karena selama ini politisi senior ini banyak diminati beberapa parpol di Karangasem. Di antaranya Nasdem, Hanura, Partai Golkar, bahkan PDIP juga sempat menawarkan untuk bergabung. Namun demikian, akhirnya pilihan Parka jatuh pada parpol besutan Prabowo Subianto itu.

Parka sendiri sempat punya kedekatan dengan Nasdem Karangasem, karena juga bagian dari tim pemenangan Masdipa. Hanya saja suami dari Ni Luh Sutantri ini memiliki pertimbangan lain, kenapa lebih memilih Gerindra.

Salah satunya, kata dia, merasa cocok dengan visi misi partai tersebut. Juga cocok dengan kepengurusan Gerindra Karangasem di bawah Nyoman Suyasa.

Dirinya ingin gabung di partai politik juga bisa menjadi ruang untuk mengeluarkan ide dan pemikiranya. Di Gerindra diakuinya cukup terbuka untuk itu. Selain itu, posisi sebagai nomor urut 1 untuk Caleg Gerindra Dapil Bebendem, juga menjadi pertimbangan.

Sebagai orang baru, Parka mendapat tempat yang cukup strategis di kepengurusan Gerindra Karangasem, yakni sebagai Wakil Ketua DPC Gerindra Karangasem.

Modal Parka untuk nyaleg sebenarnya lumayan bagus. Saat kalah tahun 2014 saja, Parka berhasil mendulung suara 3.300 suara. Sementara target kali ini bisa meraih sekitar 4.000 suara dari Dapil Bebendem. Peluang kali ini juga diakui lebih besar karena Dapil Bebendem dengan Manggis sudah terpisah. (LE-KR)