Bunda Dani: Kelor Tidak Sakiti Orang Pakai Susuk

23 Agustus 2018, 21:25


Bali News - Bunda Dani: Kelor Tidak Sakiti Orang Pakai Susuk

Denpasar, LenteraEsai.com – Selama ini mitos yang berkembang di masyarakat adalah daun atau pohon kelor, harus dijauhi orang yang memasang susuk di tubuhnya.

“Padahal mitos itu tidak benar. Susuk itu adalah benda logam emas murni sehingga jika dimasukkan dalam tubuh seseorang, maka akan bersenyawa dengan aliran darah orang tersebut,” ujar Sekjen Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) Dani Maharsha Djarot SH ketika ditemui di Denpasar, Kamis (23/8).

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Dani ini melanjutkan, maka tidak benar jika dikatakan kalau orang yang memasang atau memakai susuk di tubuhnya lantas menjadi kesakitan jika makan sayur daun kelor. Atau malah kadang ada yang suka bilang, pemakai susuk akan bisa menjerit kesakitan jika lewat di bawah pohon kelor.

“Itu sama sekali tidak benar, karena susuk itu terbuat dari emas murni. Kecuali susuk¬† terbuat dari emas KW alias tidak murni, bisa saja hal itu terjadi,” katanya.

Selanjutnya Bunda Dani mengatakan, orang memasang susuk biasanya dilatarbelakangi alasan agar menarik simpati atau membuat seseorang tertarik.

Kalau tertarik memasang susuk, buka aura atau membaca nasib melalui kartu tarot, maka Bunda Dani mempersikahkan warga Bali untuk datang ke stand FKPPAI di jaba pura Puri Satria, Jalan Veteran, Denpasar.

Pada stand FKPPAI ini, sejumlah paranormal dan penyembuh alternatif dari berbagai daerah di Indonesia tengah membuka praktik pengobatan mulai tanggal 22-27 Agustus 2018. (LE-DP)