Konser Kepedulian Hari AIDS Sedunia 2018 Digelar di Monkey Forest Ubud

29 November 2018, 20:43


Bali News - Jumpa media terkait peringatan Hari AIDS Sedunia 2018

Denpasar, LenteraEsai.com – Bertepatan dengan Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2018, AYO! Kita Bicara HIV & AIDS bekerja sama dengan Yowana Padangtegal Ubud mengadakan konser kepedulian yang pada tahun 2018 ini akan berlokasi di Area Lapangan Parkir Monkey Forest, Ubud, Bali.

Acara yang bertajuk ‘Konser Kepedulian Hari AIDS Sedunia 2018’, akan dibuka dan diselenggarakan untuk masyarakat umum secara gratis. “Program edukasi untuk HIV AIDS melihat kondisi HIV AIDS kasus ternyata cukup tinggi dan ingin memberikan program-program edukasi yg menjangkau remaja-remaja di seluruh Bali dari 2010 hingga kini, sudah menjangkau hampir seluruh sekolah di Bali,” ujar Dodok selaku panitia Ayo HIV AIDS, pada jumpa media di Kubu Kopi, Denpasar, Kamis (29/11/2018).

Menurut Dodok, program yang dimulai dari 2010 ini memiliki dampak yang positif. Memang menurut data, masih banyak yang terserang HIV AIDS. “Tetapi kabar baiknya adalah banyak dari mereka yang berinisiatif untuk mengetes infeksi HIV AIDS, sehingga data-data bisa terus dicatat,” ujar Dodok.

Perwakilan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Gianyar, Suardana, menambahkan kalau dari 2010, khusus untuk Kab Gianyar, kasusnya 295 kasus. Pada Juni 2018 sebanyak 1.429 kasus. Perkembangan yang baru selama lima tahun terakhir dari 2013: 256, 255, 177, 178, 147, 125 pada juni 2018 di Gianyar. Posisi Gianyar terhadap Bali sampai dengan Juni 2018: 19.286 kasus akumulatif. Jadi dari gianyar sekitar 7,4%. Setiap bulan rata-rata satu sampai 2 orang per kecamatan per bulan. Kasus ini adalah kasus yang tercatat,” ujar Suardana.

Menurut Suardana, KPA mempunyai peran untuk menyebarluaskan informasi mengenai HIV AIDS. Penanggulanan AIDS memerlukan keterlibatan berbagai pihak, misalnya pemerintah, lembaga sosial masyarakat dan termasuk masyarakat. “Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Konser kepedulian HIV AIDS tahun lalu sudah dihadiri oleh 10.000 remaja yang turut datang untnuk meramaikan acara. Acara ini bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat dan menjadi sarana untuk menyebarkan informasi akurat tentang pencegahan, penularan, mitos dan fakta, perawatan HIV dan AIDS serta penerimaan sosial dalam masyarakat Bali.

Selain itu, hal yang tidak kalah penting, diharapkan kegiatan Konser Kepedulian Hari AIDS Sedunia 2018 dapat mendorong individu dan komunitas di Bali untuk mengambil aksi yang lebih kuat dalam membalikkan stigma sosial dan perilaku kultural yang disebabkan oleh stigma, diskriminasi, dan kekeliruan informasi tentang orang yang terinfeksi HIV.

Pada tanggal 1 Desember 2018 kegiatan dari peringatan Hari AIDS Sedunia akan dimulai pada pukul 06.00 Wita dengan melangsungkan kegiatan yoga pagi bersama dengan master yoga ternama dari Padangtegal Ubud, I Ketut Arsana.

Kegiatan pada pagi dan siang hari turut dimeriahkan dengan beberapa kegiatan seru lainnya seperti workshop zumba, pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambung gratis, dll. Acara musik dan kesenian akan dimulai pada pukul 16.00 Wita. Konser keperdulian dan edukasi HIV & AIDS akan dilakukan oleh para seniman dan musisi asal Bali seperti: Navicula, Antrabez Band, Griya Faria, Komedian Ofven & Sengeng, Everest, Dance4Life Team, dan Matasiwa Band.

Konser Kepedulian Hari AIDS Sedunia 2018, didukung oleh: BaliSpirit Festival, Yayasan Kryasta Guna, Desa Pakraman Padangtegal, Ultra Sari Kacang Hijau, Simpati, Antida Music Studio, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar, BNN Kabupaten Gianyar, Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Gianyar, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Desa Pakraman Sayan, Rutgers – WPF, akarumput.com, Campina, Yamaha, Om Ham, Kebun Bistro, Janggar Ulam, Marina Hand & Body Lotion, Utama Spice, KAFE, BTS Production, Radio Sonora, SK-Production, Dawai Stage, Made Genset, IBR, The Yoga Barn. (LE-DP)