Menu Click to open Menus
Home » Denpasar » Berkat Satu Jalur, Gubernur Bali Tidak Bertele-Tele Teken Surat Terkait Lahan Cemagi

Berkat Satu Jalur, Gubernur Bali Tidak Bertele-Tele Teken Surat Terkait Lahan Cemagi

(62 Views) Desember 4, 2018 9:36 pm | Published by | No comment

Denpasar, LenteraEsai.com – Sorotan terhadap ketidaksetujuan Pemerintah Provinsi Bali terkait penggunaan lahan di Desa Cemagi, Badung, untuk lahan sekolah, beberapa hari belakangan menguat menjadi perbincangan hangat.

Padahal, ketidasetujuan itu terjadi pada masa kepemimpinan Gubernur Made Mangku Pastika, yang tidak mengabulkan permohonan Pemerintah Kabupaten Badung terkait penggunaan aset tanah di Desa Cemagi, untuk pembangunan gedung sekolah SMP. Penolakan ini ditegaskan dalam surat No. 593.1/4133/UPT.P2.BPKAD tertanggal 30 Juli 2018 dan ditandangani oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Dan ketika surat pengajuan kembali dilayangkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung kepada Pemprov Bali, kali ini Gubernur Bali Wayan Koster tidak perlu berlama-lama memberikan keputusan. Hal itu dikarenakan pengajuan surat itu menyangkut persoalan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan masa depan masyarakat Pulau Dewata.

Akhirnya terbukti, Gubernur Bali dengan waktu singkat telah menandatangani surat persetujuan permohonan Bupati Badung Giri Prasta untuk memakai lahan milik Pemprov Bali di Desa Cemagi, Badung, guna membangun sekolah SMPN baru sebagai pelayanan pendidikan.

“Penandatanganan persetujuan itu hanya dalam tempo hitungan jam. Karena surat permohonan Bupati Badung baru diterima sekda Dewa Made Indra hari ini Selasa (4/12/2018) pukul 15.00 Wita, dan pada 19.00 Wita surat persetujuan saya selaku Gubernur Bali langsung keluar,” ujar Gubernur Koster yang sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Gubernur Koster melanjutkan, pada dasarnya dirinya bukan tipe pemimpin yang suka menghambat untuk urusan kebaikan. Tidak ada niat pula untuk bertele-tele, apalagi yang mempertaruhkan masa depan generasi muda. Makanya, begitu surat pengajuan itu diterima oleh Sekda Provinsi Bali dan diketahui maksudnya untuk pelayanan pendidikan, maka pihaknya segera menekennya.

“Kecepatan pelayanan ini berlaku untuk semuanya dan tidak hanya untuk Badung saja, tetapi untuk semua kabupaten/kota se-Bali. Dengan catatan, sepanjang memenuhi syarat pasti langsung disetujui, tidak perlu ribet melayani masyarakat. Sebagai contohnya, pelayanan cepat ini sudah pernah diberikan pada Bupati Karangasem. Jadinya intinya, tidak ada istilah menghambat sepanjang sesuai persyaratan. Apalagi dengan Pak Giri Prasta, kami sama-sama satu jalur. Makanya tidak ribet, dan tidak bertele-tele,” tegas Gubernur Koster. (LE-DP)

Comment Closed: Berkat Satu Jalur, Gubernur Bali Tidak Bertele-Tele Teken Surat Terkait Lahan Cemagi

Sorry, comment are closed for this post.