Antusiasme Siswa SMA/SMK se-Bali Ikuti Lomba Operet ISI Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.com – Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menyelenggarakan lomba operet yang diikuti oleh para siswa SMA/SMK se-Bali, berlangsung di Gedung Natya Mandala Kampus ISI Denpasar.

Kegiatan ini dimulai sejak hari Selasa, 19 Februari 2019, dibuka Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FSRD ISI Denpasar Ni Kadek Dwiyani SS, MHum. Ketika memberikan sambutan, Kadek Dwiyani menegaskan agar event lomba operet ini dilangsungkan secara sportif dan fair, sehingga tidak membuat peserta melayangkan protes atau menimbulkan ketidakpuasan.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FSRD ISI Denpasar Ni Kadek Dwiyani SS, MHum

“Kegiatan ini juga sebagai ajang unjuk kemampuan berkarya seni, sehingga harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Inilah wadah bagi generasi muda supaya dapat berkreasi secara positif guna mengembangkan potensi diri,” katanya.

Selanjutnya, Kadek Dwiyani menyatakan, pihak mahasiswa selaku penyelenggara kegiatan lomba operet ini, tetap mampu menjaga akar atau jati diri berkesenian, sehingga tidak sampai melenceng dari arah kegiatannya.

“Dan bagi adik-adik peserta, semoga ke depan kita dapat bergabung sebagai keluarga ISI Denpasar, jika kalian nanti setelah lulus SMA atau SMK, mendaftar sebagai mahasiswa di kampus ini,” kata Kadek Dwiyani, yang disambut tepuk tangan antusias para siswa SMA/SMK yang hadir.

Sementara itu, pada pembukaan lomba operet ini, ada dua grup yang tampil, yakni Teater Ganesha (SMA Saraswati Denpasar) yang membawakan operet berjudul: Tertanda, Piere, dan Teater Sangsaka (SMKN 1 Denpasar) yang menampilkan ‘Sim Sala Bim’.

Ketua Panitia Lomba Operet ISI Denpasar, Andika Pandu Darma menyatakan, event kali ini merupakan yang ketiga kalinya, dan pihaknya bersyukur semakin mkendapat sambutan antusias dari siswa SMA/SMK se-Bali. Terbukti, yang melakukan pendaftaran sampai 11 grup teater dari berbagai sekolah yang mewakili semua daerah di Bali.

“Kegiatan lomba operet ini merupakan program tahunan dari senat mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar. Saya bersyukur berkat kekompakan dan kerja keras teman-teman, acara ini dapat dilangsungkan nyaris tanpa kendala. Bersyukur pula, target dapat tercapai,” ujar Andika, yang  didampingi oleh Humas ISI Denpasar, I Gede Eko Jaya Utama.,S.E. M.M.

Andika melanjutkan, target yang dimaksud adalah supaya peserta lomba operet tidak hanya datang dari wilayah Denpasar dan seputar Badung saja. Ternyata hal ini terwujud, dengan adanya 11 grup teater dari berbagai wilayah di Bali.

Peserta lomba operet ini mendapat penilai dari dewan juri yang terdiri dari Timbool Gadgad, Deva Dianjaya dan Yoga Amigraha. Masing-masing dewan juri selama ini dikenal sebagai pelaku teater yang cukup punya nama di Bali. (LE-Adv)