Wagub Cok Ace Ikuti Prosesi Melasti Karya Panca Wali Krama

2 Maret 2019, 21:37


Bali News - Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Ny Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati bersama ratusan ribu umat mengikuti prosesi Panca Wali Krama

Amlapura, LenteraEsai.com – Tahapan-tahapan upacara Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Agung Besakih satu per satu mulai digelar.

Setelah sehari sebelumnya Jumat (1/3/2019) digelar prosesi upacara Nedunang Pralingga Ida Bhatara di Pura Penataran Agung Besakih, hari ini Sabtu (2/3/2019) digelar upacara Melasti ke Segara Watu Klotok.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Ny Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati bersama puluhan ribu umat terlihat antusias mengikuti prosesi tersebut, yang diawali dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Besakih.

Upacara Melasti bermakna sebagai prosesi mesucian Ida Bhatara Sesuhunan ke segara.  Melasti kali ini merupakan bagian dari karya agung yang digelar setiap 10 tahun sekali, dilaksanakan dengan berjalan kaki secara bersama-sama umat dan iringan Jempana Pralingga Ida Bhatara, yang selanjutnya disambut secara estafet oleh krama di 29 desa pakramaan di wilayah Kabupaten Karangasem dan Klungkung untuk selanjutnya ikut bergabung dalam iring-iringan pemelastian.

Lautan umat yang tumpah ruah di saat Ida Bhatara memargi dan juga diiring dengan tetanguran tabor, umbul-umbul/lelontek, mamas, bandrangan, payung pagut, dwaja, dan pasepan,  semakin memperkental aura religius dan suasana kekhusukan gelaran prosesi tersebut.

Total jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini baik saat menuju segara Watu Klotok dan saat mewali ke Pura Besakih, sepanjang lebih dari 70 km. Prosesi melasti di Segara Watu Klotok, Ida Bhatara katuran banten pasucian dan ayaba, yang di antaranya akan dipuput oleh beberapa sulinggih, yakni Ida Pedanda Putra Tembawu dari Griya Aan Klungkung, Ida Pedanda Jelantik Dwaja dari Gria Dauh Pasar Budakling, Karangasem, dan Ida Rsi Angkling Gianyar.

Setelah prosesi melasti di Watu Klotok, iring-iringan Ida Bhatara dan pemedek lalu secara estafet lanjut memargi ke Pura Penataran Agung Klungkung di Jalan Semeru, Semarapura.

Selanjutnya, keesokan harinya menuju Pura Puseh Desa Tohjiwa Sidemen Karangasem, dan Pura Puseh Desa Tebola Sidemen guna katuran ayaban dan rayunan. Khusus di Pura Penataran Agung Klungkung dan Pura Puseh Desa Tebola, Linggih Ida Bhatara akan mekolem (menginap) masing-masing selama semalam.

Di setiap desa yang dilalui iring-iringan Ida Bhatara, juga akan menggelar prosesi ngaturang pemendak.

Puncak Tawur Agung Panca Wali Krama akan digelar pada 6 Maret 2019 bertepatan dengan Tawur Agung Kesanga Hari Raya Nyepi. Sementara Karya Panca Wali Krama akan berlangsung selama satu bulan tujuh hari dan akan disineb pada 12 April 2019 mendatang. (LE-Adv)