Wagub Minta IPPAT Jaga Profesionalitas dan Prinsip Kehati-hatian

21 Maret 2019, 20:23


Bali News - ????????????????????????????????????

Denpasar, LenteraEsai.com – Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memiliki peranan yang sangat strategis dalam penyelesaian administrasi pertanahan, di mana PPAT adalah pejabat umum yang diberikan kewenangan untuk membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu terhadap hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun.

Oleh karena itu, dengan kewenangan yang diberikan kepada PPAT dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, diharapkan sikap profesionalitas dan prinsip kehatian-hatian menjadi perhatian para PPAT, kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menghadiri acara Up Grading dan Rakornas Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tahun 2019 yang digelar di Agung Room, Grand Inna Bali Beach Hotel di Denpasar, Kamis (21/3).

“Hal ini penting diingatkan karena PPAT merupakan salah satu profesi yang terikat dengan kode etik organisasi dan harus tunduk dengan peraturan perundang-undangan. Kita semua berharap jangan sampai ada PPAT dalam melaksanakan profesinya justru melanggar hukum bahkan terjebak dalam perilaku yang menyimpang dan mencederai profesinya,” ujar Wagub yang akrab disapa Cok Ace.

Wagub Cok Ace mengimbau PPAT dalam melaksanakan tugas profesinya dapat menjalin kerja sama dengan instansi terkait seperti Badan Pertanahan Nasional, Kantor Pajak dan sebagainya guna menghindari potensi kesalahan maupun menghindari potensi timbulnya sengketa hukum yang dapat merugikan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas IPPAT Wilayah Bali Made Widiada menegaskan bahwa kepengurusan wilayah Bali akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks karena beragamnya kepentingan yang secara sadar akan mewarnai jalannya roda organisasi.

Sehubungan dengan itu, lanjut Made Widiada, seluruh anggota mesti punya komitmen yang sama untuk tetap menjaga kebersamaan PPAT. “Para PPAT harus bersatu dalam sebuah komitmen yang sama jika IPPAT ingin menjadi organisasi yang kuat, dihormati dan dapat dibanggakan,” ujar Widiada mengingatkan.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kepala BPN RI Dirjen Hubungan Hukum Keagrariaan Jamalludin, mengharapkan agar para anggota IPPAT terus meningkatkan profesionalisme diri, sehingga bisa memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. (LE-Adv)