Kecewa Sudikerta Tidak Transparan, Tim Kuasa Hukum Mundur

6 April 2019, 00:24


Bali News - Tim kuasa hukum Togar Situmorang & Associates

Denpasar, LenteraEsai.com – Advokat kenamaan Togar Situmorang & Associates secara resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta sejak tanggal 5 April 2019.

“Ini dilakukan karena ada beberapa hal yang dilakukan secara tidak transparan, dari Bapak Sudikerta kepada kami,” kata Togar memberikan keterangan tertulis pada media, Jumat (5/4/2019) malam.

Togar mengatakan, sebelum penangkapan di bandara pada hari Kamis (4/4/2019) siang, dirinya sudah mengajak Sudikerta untuk melakukan pemeriksaan di Polda Bali. Saat itu, Sudikerta sudah mengiyakan hal tersebut. Namun nyatanya, kemudian Sudikerta malah pergi ke bandara.

“Kemudian ketika ditelpon, Bapak Sudikerta menjelaskan bahwa dirinya ditangkap di bandara. Saya bingung dengan hal ini, apalagi Bapak Sudikerta ditangkap di bandara dengan pemberitaan bahwa dirinya akan melarikan diri keluar negeri. Saya sama sekali tidak mengetahui tentang hal tersebut,” kata Togar.

Ia meneruskan, yang lebih membingungkan lagi Sudikerta ditangkap di bandara bersama pengacara lain. “Yang saya sendiri sampai saat ini tidak tahu, siapa pengacaranya itu? Para wartawan terus menghubungi saya untuk mempertanyakan. Karena selama ini kan yang publik tahu bahwa pengacara Bapak Sudikerta itu ya Togar Situmorang. Di sini saya dan tim merasa kecewa dengan Bapak Sudikerta,” tegas dia.

Mengingat adanya kode etik advokat, Pasal 3 yang menyatakan advokat dapat menolak untuk memberi nasihat dan bantuan hukum kepada setiap orang yang memerlukan jasa dan atau bantuan hukum dengan pertimbangan oleh karena bertentangan dengan hati nuraninya, maka Togar memutuskan tidak lagi bertindak sebagai kuasa hukum Ketut Sudikerta.

“Ini saya lakukan karena Bapak Sudikerta sudah menunjuk pengacara lain terkait permasalahan ini. Dengan demikian, agar proses hukum Bapak Sudikerta lebih terarah karena hanya ada satu pengacara yang bekerja. Dan saya menyatakan ini agar tidak ada pemberitaan di media bahwa saya menelantarkan klien. Sama sekali tidak, ini kita lakukan demi kebaikan Bapak Sudikerta,” kata Togar di akhir keterangan. –LE-DP–