Kesulitan Biaya Hidup, Umbu Potiwali Nekad Curi Kompor Gas

14 April 2019, 00:34


Bali News - Pelaku pencurian bernama A Fondawil Umbu Potiwali

Badung, LenteraEsai.com – Seorang pelaku pencurian bernama A Fondawil Umbu Potiwali (28) yang beralamat di Asrama Praja Raksa Blok 1 nomor 51, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Kodya Denpasar, kepergok saat hendak lari membawa barang hasil jarahannya, Sabtu (13/4/2019).

Kapolsek Abiansemal Kompol I B. putu Mertayasa SAg menyatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan Baihaqi (37), dengan laporan Polisi nomor : LP-B/22/IV/2019/Bali/Res Badung /Sek Abiansemal pada hari Sabtu tanggal 13 April 2019, asal Bondowoso dengan alamat sementara di Banjar Kelodan Desa Mambal Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Abiansemal langsung memerintahkan Kanit Reskrim Iptu I Made Aryawan SH bersama anggotanya untuk segera mendatangi TKP karena disinyalir pelaku masih berada disekitar tkp Berdasarkan keterangan saksi bahwa pelaku mengambil sendiri barang yang ada di dalam warung sekitar pukul 02.00 Wita selanjutnya Tim Opsnal Posek Abiansemal tidak butuh waktu lama langsung mengamankan pelaku.

Setelah diinterogasi petugas berwajib, pelaku mengakui perbuatannya mengambi l kompor gas beserta 3 buah tabung gas ukuran 3 kg. Beserta regulatornya di warung milik Baihaqi di Banjar Kelodan, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, dengan cara terlebih dahulu memotong kabel listrik setelah listrik mati kemudian masuk lewat beranda dan mengambil barang satu persatu yang dimasukkan kedalam karung warna putih yang telah dipersiapkan oleh tersangka. Tersangka yang melakukan perbuatan tersebut, mengaku karena kesulitan biaya hidup.

Kanit Reskrim Polsek Abiansemal Polres Badung saat diwawacarai mengatakan, “Penangkapan terhadap pelaku tersebut diatas disertai barang bukti yang dapat diamankan dari pelaku berupa 1 kompor gas merk Rinai, tabung gas LPG 3 kg sebanyak 3 buah dan sebuah regulator,” ujar Iptu I Made Ariawan SH.

Kapolsek Abiansemal saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. “Pelaku sampai saat ini diamankan di Polsek Abiansemal untuk proses hukum selanjutnya sesuai pasal 363 KUHP yang diancam dengan hukuman 5 tahun penjara,” kata Kompol IB Putu Mertayasa SAg. (LE-BD)