Keluar dari Laskar Bali, Ismaya Hendak Memediasi Penolakan Pura di Bekasi

12 Mei 2019, 07:01


Bali News - Ketut Putra Ismaya Jaya

Denpasar, LenteraEsai.com – Tokoh Ketut Putra Ismaya Jaya, akrab dengan nama Keris, membuat keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Baru-baru ini, ia menyatakan mengundurkan diri dari kedudukan sebagai Sekretaris Jendral Ormas Laskar Bali yang selama ini membesarkan namanya. Hal ini disampaikanya melalui grup Whatsapp yang diunggahnya pada hari Rabu (8/5/2019) pukul 22.05 Wita.

Pengunduran diri sebagai Sekjen Ormas Laskar Bali ini, didasari oleh kegagalannya memperoleh kursi di DPD RI, yang disinyalir hasil suara yang didapatkannya kurang dari jumlah yang dibutuhkan untuk bisa menjabat sebagai wakil daerah tersebut. Berikut isi dari pernyataanya:

“Bersama ini saya sampaikan pengunduran diri saya dari organisasi Laskar Bali dengan jabatan Sekjen Laskar Bali. Pengunduran diri ini saya lakukan atas dasar malu dan tidak bisanya saya menjaga nama besar Laskar Bali, sehingga tidak bisa mendapatkan satu kursi untuk Laskar Bali di DPD RI.”

Sementara itu ketika dihubungi awak media terkait pernyataan dirinya Ismaya mengatakan, “Perjuangan saya tetap konsisten membela Bali dan itu akan saya lakukan walaupun tidak memiliki jabatan. Biarkan masyarakat yang menilai bahkan tanpa menjadi penjabat DPD sebagai perwakilan daerah pun, saya akan selalu berjuang untuk Bali.”

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat ini ada beberapa hal yang dikerjakannya untuk membuktikan bahwa dirinya konsisten membela Bali. “Di antaranya saya akan melibatkan diri dalam permasalahan transport konvensional versus online dan untuk masalah penolakan pembangunan pura di Bekasi, saya akan ke sana langsung untuk memediasi dan mencari solusi,” ujarnya. (LE-DP)