Bupati Mas Sumatri Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Berantas Sampah Plastik

20 Mei 2019, 20:56


Bali News - Bupati Mas Sumatri Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Berantas Sampah Plastik

Amlapura, LenteraEsai.com – Kerja bakti membersihkan sampah di areal Dermaga Cruise Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, merupakan puncak pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16 di Kabupaten Karangasem, Bali.

Aksi yang dilaksanakan Minggu (20/05/19) pagi itu melibatkan 400 anggota OPD Provinsi Bali, 250 orang OPD Kabupaten Karangasem, 150 orang dari Desa Adat, 120 orang dari LPM, 100 orang dari sekolah-sekolah dan 150 unsur kecamatan.

Hadir dalam kesempatan itu Asisten III Bidang Administrasi Setda Provinsi Bali Wayan Suarjana, Kepala Biro Tapem, dan kepala OPD terkait.

Bupati Mas Sumatri mengatakan, kegiatan ini sebagai komitmen pemerintah daerah untuk terus dapat dilakukan, karena dengan gerakan membersihkan lingkungan akan dapat meningkatkan upaya pemerintah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang terbebas dari sampah, utamanya sampah plastik.

“Aksi ini diharapkan bisa mengubah ‘mind set’ masyarakat terhadap permasalahan sampah, sehingga mampu untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karangasem I Komang Agus Sukasena menyampaikan, pencanangan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat kali ini difokuskan untuk menyasar bidang lingkungan hidup melalui kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik.

Hal tersebut sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Gubernur Bali, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud sinergitas antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bersama Dinas Lingkungan Hidup. Pencanangan BBGRM telah disosialisasikan dengan menyasar 75 desa dan 3 kelurahan di Kabupaten Karangasem,” ujarnya

Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat secara serentak telah dilaksanakan di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Karangasem selama satu bulan, yaitu dari tanggal 1 sampai 31 Mei 2019.

Usai pencanangan kegiatan bulan bakti, Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten III Wayan Suarjana menyebutkan, Pemerintah Provinsi Bali sudah membuat peraturan tentang pelestarian lingkungan.

Dikatakan, kegiatan gotong royong bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Gotong royong merupakan budaya dan identitas bangsa.

Melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan, Gubernur Koster mengharapkan nilai -nilai gotong royong dapat terus dilestarikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari Peraturan Gubernur agar mewujudkan Bali bebas sampah plastik. Intinya adalah untuk menanamkan arti gotong royong untuk masyarakat. Mari kita jaga keharmonisan kebersihan Bali untuk menuju Bali yang sejahtera,” ucapnya mengaharapkan. (LE-KR1)