Run To Care Digelar, Galang Dana untuk Ribuan Anak Indonesia

25 Mei 2019, 00:30


Bali News - Media gathering acara 'Run To Care' di Hard Rock Cafe, Kuta, Badung

Kuta, LenteraEsai.com – Run To Care merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun, dan kali ini mengusung konsep ultra marathon. Tahun ini, Run To Care akan diadakan di Kabupaten Tabanan yang mengambil start di Kota Denpasar, mulai tanggal 26-28 Juli mendatang 2019.

Run To Care adalah ajang charity run yang digagas oleh SOS Childeren’s Villages Indonesia sejak 2016.
SOS Children’s Villages merupakan lembaga nonpemerintahan yang fokus pada pengasuhan anak berbasis kekeluargaan. Tersedia pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua. Berdiri sejak 1949 di Wina Australia, SOS Children’s Villages kini ada di 134 negara termasuk Indonesia.

“Saat ini terdapat 6.500 anak yang tersebar di 10 kota di Indonesia yakni di kota Lembang, Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Tabanan, Maumere, Banda Aceh, Maulaboh dan Medan,” kata Gregor Hadi Nitihardjo selaku National Derector SOS Children’s Village, saat konferensi pers di Hard Rock Cafe, Kuta, Badung, pada Sabtu (24/5/2019).

Dengan berkomitmen memberikan pengasuhan, pendidikan dan juga kesehatan berkualitas yang menjadi hak dasar dari seorang anak, SOS Children’s Villages mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang peduli akan masa depan anak-anak Indonesia. Seperti didukung oleh Aqua, Mizone, Trijee, dan FWD Life dan masih banyak lagi.

Dengan terselenggaranya kegiatan Run To Care ini bertujuan untuk penggalangan dana yang dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan, pendidikan dan kesehatan anak-anak yang berada di bawah pengasuhan Children’s Villages. Dengan mengusung tema #TogetherforChildrens, SOS Children’s mengajak masyarakat Indonesia mengambil bagian dalam kerja sama dengan SOS untuk membantu 6.500 orang anak yang tersebar di 10 kota di Indonesia.

Menurut Gregor Hadi, kegiatan ini diselenggarakan di Bali. Dengan keindahan pemandangan dan keramahtamahan Bali, akan menjadi magnet bagi para pelari yang berasal dari berbagi kota di Indonesia serta terdapat warga asing juga yang ikut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang belangsung pada tanggal 26-28 Juli 2019 ini diikuti oleh 300 pelari. Dengan jarak yang ditempuh hingga 150 km, kegiatan ini mengambil start di Kota Denpasar, tepatnya di Lapangan Lumintang pada pukul 22.00 Wita. Selanjutnya, para pelari melintasi Baturiti, kemudian Singaraja, dilanjutkan melintasi Lovina, Pupuan dan akan finish di SOS Children’s Villages yang terletak di Desa Bantas, Selemandeg, Tabanan.

Pada tahun ini dibuka tiga katagori yaitu individu (150 km), relay (dua orang masing-masing 75 dan 75 km), dan team (4 orang masing-masing 35-40-35-40 km). Pendaftaran telah dibuka pada bulan Februari-Maret 2019. Berbeda dengan ajang berlari lainnya, pelari Run To Care selain berlari juga melakukan periode penggalangan Dana Crowdfunding melalui kitabisa.com/runtocare yang telah dimulai sejak April hingga Agustus 2019.

Bebeda dengan kegitan lari pada umumnya, di sini para peserta lari Run To Care sedah menjadi bagian dari keluarga besar SOS Children’s Villages Indonesia. Berkolaborasi bersama komunitas lari RIOT Indonesia, singapura, dan 90 komunitas lari lainnya yang bergabung sebagai peserta, bulan Juli pada tahun ini para pelari akan membantu kehidupan ribuan anak indonesia.

Chief Marketing Officer FWD Life, Maika Randani mengatakan, “Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam Run To Care 2019 yang mendukung passion masyarakat Indonesia di olahraga ekterem dan pada saat yang sama juga kami dapat mendukung anak-anak untuk mendapatkan hak atas pendidikan dan kerterampilan yang bisa menunjang hidup mereka. Kami ingin mendorong dan mendukung masyarakat serta merayakan kehidupan tanpa khawatir akan resiko keungan. Kami berharap melalui partisipasi acara ini, kami dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi sekaligus mengumpulkan dana untuk pengasuhan anak, pendididikan dan kesehatan anak-anak Indonesai.”

Sementara, satu publik figur kenamaan tanah air, yakni artis Ibnu Jamil mengatakan, ini adalah kedua kalinya dirinya ikut serta dalam kegiatan penggalangan dana untuk ana-anak yang berada di bawah pengasuahan SOS Children’s Villages.

Dengan berbekal beberapa pengalaman seperti, full marathon 9 kali dan juga fun run sudah berkali-kali maka pada tahun sebelumnya, Ibnu Jamil yakin mampu menempuh jarak Run To Care hingga 35 km. Namun kali ini Ibu Jamil memilih untuk mengambil team 4 orang yang masing-masing orang akan mendapat bagian 35-40-35-40 km jarak tempuh.

Dikarenakan dalam beberapa waktu dekat ini, Ibnu Jamil akan mengikuti perlombaan lari yang berlangsung di luar negeri, maka pemilihan sloth ini dilakukan untuk menghindari cedara berat yang dapat mengganggu perlombaan nanti.

“Tidak ada alasan bagi saya untuk menolak bergabung dalam kegiatan ini ketika diajak ikut serta untuk kedua kalinya. Selain saya suka lari kegiatan ini juga ada charity-nya dan saya sudah menyempatkan diri untuk mengunjungi ke desa di mana anak-anak SOS tinggal bersama ibu asuh mereka. Jadi ketika berkunjung ke sana, saya merasa memeiliki anak-anak yang berada di sana. Kita semua bertugas mengumpulkan dana untuk kepentingan anak-anak Indonesia yang ada di bawah pengaduhan SOS Children’s Villages. Kegiatan ini merupakan paket komplit untuk kita hidup sehat, bukan saja sehat jasmani melainkan rohani kita juga sehat dikarenakan dalam kegiatan ini senangnya dapat, sehatnya dapat, dan berbaginya juga dapat,” kata Ibnu Jamil disertai dengan senyuman manis. (LE-Purba)