Joged Bumbung Gianyar Pukau Wisatawan Asing

1 Juli 2019, 22:42


Bali News - Joged bumbung

Denpasar, LenteraEsai.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 di panggung Taman Budaya Bali (Art Centre) Denpasar, Senin (1/7) malam, menampilkan seni joged bumbung yang dikenal jenis tarian goyang dan meliuk-liuk.

Jogen bumbung tersebut dibawakan para penari dari Sanggar Suarakanti, Banjar Sengguang Kawan, Desa Gianyar, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.

Gerak lincah meliuk-liuk lengkap dengan kepet atau kipas yang digenggam di tangan, sejumkah penari mampu memukau kehadiran penonton dan  wisatawan hingga pertunjukan berakhir jelang tengah malam.

Terlebih, sejumlah penari yang tampil di pentas, juga mengajak masyarakat atau penonton untuk ikut menari.

Bukan hanya mengajak bareng menari saja, namun salah seorang seniman menyebutkan bahwa kehadiran grupnya ingin untuk lebih memperkenalkan seni joged bumbung, terutama kepada para wisatawan dari luar Bali dan mancanegara, yang kini cukup banyak hadir menyaksikan pertunjukan.

Dengan tampil yang elegan dan tidak seronok, seni joged bumbung senantiasa tidak lagi terkesan tarian yang berbau pornografi, melainkan karya seni yang sangat fenomenal di kalangan masyarakat Bumi Dewata.

“Pertunjukan malam ini sangat menghibur, lucu, dan yang terpenting jangan ada lagi joged bumbung yang kesannya porno, karena itu merusak citra kesenian itu sendiri ” ujar Gede Kusnawa, pengunjung dan penikmat seni.

Penonton yang akan ikut menari, diberi selembar selendang untuk diikatkan di pinggang. Hal ini dimaksudkan untuk memberi ciri sekaligus menjaga kealsian seni budaya Bali, khususnya tari joged. (LE-Ang)