Gubernur Koster Janji Tingkatkan Kualitas PKB

14 Juli 2019, 00:20


Bali News - Gubernur Koster Janji Tingkatkan Kualitas PKB

Denpasar, LenteraEsai.com – Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk lebih menyempurnakan dan meningkatkan kualitas gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) di tahun-tahun mendatang.

“Kami membuka kritik dan saran dari seluruh masyarakat, agar PKB bisa lebih baik lagi di masa mendatang,” kata Gubernur Koster ketika menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 yang dihelat di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Sabtu (13/7) malam.

Koster melanjutkan, dirinya telah menugaskan lembaga independen untuk mensurvei penyelenggaraan PKB tahun ini dari berbagai aspek, antara lain aspek lingkungan, tata kelola, ekonomi, aspek seniman, pengunjung dan peserta.

“Hasilnya, aspek lingkungan 78 persen responden menyatakan sudah nyaman. Untuk tata kelola lokasi dan pementasan, 75 persen menyatakan baik. Namun untuk sisi ekonomi ada 43 persen responden yang menyatakan harga masih mahal. Ini catatan untuk para peserta pameran yang tahun ini sudah diberikan stand gratis,” kata Koster yang saat menyampaikan sambutan didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Untuk itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini mengharapkan agar ke depan harga berbagai barang atau makanan yang diperdagangkan di arena PKB, dapat diturunkan, supaya para pengunjung bisa lebih menikmati sekaligus mampu berbelanja di sejumlah stand yang ada di arena pesta seni tersebut.

“Namun tentu saja, kualitas produk harus tetap baik. De bes liu ngalih untung, pang pada maan (jangan terlalu banyak cari untung, agar semua pada dapat,red),” kata Gubernur Koster, disambut tawa penonton.

Pria kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini juga mencatat total omzet dari 300 lebih pemilik stand mencapai Rp 20 miliar, ditambah Rp 2,8 miliar untuk stand kuliner. “Secara keseluruhan, 78 persen responden menyatakan PKB ke-41 tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Koster berbangga.

“Terima kasih untuk apresiasi masyarakat terhadap implementasi visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ lewat tema PKB serta pemberlakuan Pergub (Peraturan Gubernur), mulai dari busana Bali, produk lokal hingga pembatasan sampah plastik selama gelaran berlangsung,” ucapnya.

Tak puas dengan hasil survei, Koster juga berkesempatan berdialog langsung dengan sejumlah peserta pameran, pedagang dan seniman yang didaulat naik ke atas panggung. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur, pada PKB tahun ini saya memperoleh penghasilan bersih hingga Rp 60 juta,” kata Wayan Susila, pedagang babi guling asal Gianyar yang berbincang langsung dengan Gubernur Koster.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kebudayaan Bali Wayan ‘Kun’ Adnyana menyebut berbagai pagelaran, pameran hingga kuliner telah dinikmati 1,632 juta pengunjung yang datang selama satu bulan penuh, atau rata-rata lebih dari 52 ribu orang per hari. “Kegiatan yang ada telah menyapa dan menebar keindahan estetika yang menghibur bagi masyarakat hingga wisatawan,” ujar Adnyana.

Sedangkan untuk gelaran PKB ke-42 tahun depan, tema yang akan diangkat adalah ‘Atma Kertih’ yang peluncurannya ditandai pelepasan anak panah oleh Gubernur Koster.

Dalam acara penutupan tersebut ditampilkan sebagai sajian penutup sendratari ‘Dalem Samprangan’, garapan SMK Negeri 3 Sukawati. Sendratari ini melibatkan sebanyak 130 penari dan 65 penabuh dengan durasi waktu selama 1,5 jam. Untuk siswa yang dilibatkan kebanyakan dari kelas X dan XI. Selain itu, juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang diadakan selama gelaran PKB.

Nampak pula pada malam penutupan tersebut, Ny Putri Suastini Koster, Sekda Dewa Made Indra, anggota DPRD Bali Nyoman Parta, Forkopinda dan OPD Provinsi Bali, para pemuka agama, seniman, kurator dan tokoh masyarakat. (LE-DP1)