Bule Cebok Gunakan ‘Petirtan’ Monkey Forest, Ini Tanggapan Niluh Djelantik

12 Agustus 2019, 23:05


Bali News - Bule Cebok Gunakan ‘Petirtan’ Monkey Forest, Ini Tanggapan Niluh Djelantik

Gianyar, LenteraEsai.com – Belakangan ini viral di media sosial sebuah video dua orang asing asal Ceko yang sedang berada di pura di kawasan Monkey Forest, Ubud Bali. Dalam video yang diunggah di akun Instagram Story @sabina_dolezalova_ifbb itu memperlihatkan sosok Sabina Dolezalova yang sedang bercengkerama dengan pasangannya Zdenek Slouka.

Saat itu, terdapat adegan di mana Zdenek Slouka menggunakan air ‘tirta’ suci dari ‘petirtan’ yang keluar dari sebuah pancuran untuk aksi bercanda. Digambarkan, Zdenek Slouka yang seolah-olah mencebokkan air pancuran itu ke bagian pantat wanita Sabina Dolezalova.

Sontak video itu viral di jagad maya dan menuai kecaman bertubi-tubi dari netizen. Kejadian ini, membuat pasangan Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka memohon maaf dan menyatakan tidak memahami tentang keberadaan tirta suci tersebut.

“Karena kami tidak tahu jika tentang air suci atau di pura suci, kami tidak berniat buruk. Kami sangat menyesal dan berharap kalian akan memaafkan kami. Kami sekarang mencari tahu apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki itu. Semoga harimu menyenangkan dan kami sungguh-sungguh minta maaf,” kata Sabina Dolezalova melalui laman IG-nya.

Permasalahan ini memang telah berakhir damai, yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan penyelesaian masalah secara kekeluargaan. Surat pernyataan itu ditandatangani oleh Bendesa Adat Desa Pekraman Padangtegal dengan pasangan Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka.

Namun demikian, kejadian itu sempat mengusik tokoh wanita Niluh Djelantik yang kemudian mengeluarkan beberapa pernyataan tegas. Pernyataan Niluh Djelantik pada akun Facebook-nya antara lain:

“Semoga Bali bisa tetap menjaga kehormatan dan martabatnya.

Dan semoga penyelesaian masalah diatas materai 6,000 ini adalah benar karena mereka menyadari kesalahan yang mereka perbuat karena sesungguhnya kedua manusia ini yaitu @sabina_dolezalova_ifbb dan @zdenekslouka adalah pembohong dan benalu bagi tanah kelahiranku.

Orang Bali berjiwa besar dan pemaaf.
Seandainya aku mengetahui kejadian ini lebih awal, kupastikan mereka tak akan bisa mengelabui para penglingsir adat yang kusayangi dan kuhormati.

Secara adat mungkin kalian anggap urusan ini selesai. Seperti katamu,”we already fix the problem.” Tapi kalau ternyata kalian menyalahgunakan ijin tinggal kalian, aku tak akan tinggal diam.

Air mataku menetes.
Bali, kan terus kujaga hingga akhir hayatku nanti.

Niluh Djelantik.”

Selain itu, Niluh Djelantik juga menuliskan: “Hati-hati dengan apa yang anda lakukan di Bali. Jika saya menemukan bahwa anda menyalahgunakan izin tinggal anda dan mencari nafkah di bali tanpa lisensi, saya pribadi akan menyerahkan kalian berdua kepada petugas imigrasi.”  (LE-GA)