Tim Pemadam ‘Begadang’ Taklukkan Kobaran Api di Gunung Batukaru

13 Agustus 2019, 15:24


Bali News - Tim Pemadam ‘Begadang’ Taklukkan Kobaran Api di Gunung Batukaru

Tabanan, LenteraEsai.com – Tim pemadam kebakaran gabungan nyaris semalaman harus ‘begadang’ untuk dapat menaklukkan kobaran api yang ‘mengamuk’ di kawasan hutan dan semak belukar di daerah puncak Gunung Batukaru di Kabupaten Tabanan, Bali.

Pewarta LenteraEsai.com dari lokasi kejadian, Selasa (13/8) siang melaporkan, tim gabungan berjumlah lebih dari 100 personel yang datang ke lokasi kejadian sejak Senin (12/8) malam, pada Selasa (13/8) pagi tampak berangur-angsur turun gunung sehubungan tugas mereka boleh dikatakan telah hampir tuntas.

Api yang sempat berkobar selama kurang lebih 9 jam, akhirnya bisa ditaklukkan oleh tim pemadam gabungan yang terdiri atas unsur BPBD, TNI, Polri, relawan ORARI dan RAPI serta warga masyarakat yang bermukim di sekitar kaki Gunung Batukaru.

Kerja bareng tim gabungan boleh dikatakan sudah tuntas. Seluruh kobaran api terlihat sudah berhasil dipadamkan. Menurut petugas, tinggal menunggu proses pendinginan.

Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin yang turut ‘begadang’ mengomandani stafnya yang diterjunkan, mengatakan, sehubungan masih dalam proses pendinginan, anggota tim yang sudah meninggalkan lokasi pada pagi hari, kini digantikan personel yang lain guna melakukan upaya sekaligus memastikan bara api yang masih tersisa benar-benar padam.

“Ini perintah Pak Gubernur, yang menekankan agar kobaran api secepatnya bisa ditanggulangi, sehingga tidak sampai merembet ke lokasi lain yang umumnya rawan dijilat si jago merah,” ucapnya.

Sejak pertama kali api dilaporkan berkobar di bagian puncak Gunung Batukaru pada Senin malam sekitar pukul 21.30 Wita, Gubernur Bali Wayan Koster telah memerintahkan pihak BPBD Bali untuk secepatnya dapat melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan di lokasi tersebut.

“Bersyukur, kami yang dibantu pihak TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat yang begitu gigih dan kompak, berhasil mengisolasi kobaran api hingga kemudian pada pagi hari ini telah mulai padam,” ujar Rentin, menjelaskan.

Bangunan Pura Luhur Puncak Kedaton yang berada di bagian puncak Batukaru, tidak sampai tersentuh kobaran api sehubungan letaknya cukup jauh dari kawasan hutan dan semak-semak yang terbakar.

Turut memonitor kerja bareng tim pemadan gabungan malam itu, tampak Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Sekda Tabanan, Asisten II, Wakapolres Tabanan, Camat Penebel, Jero Bendesa Adat dan aparatur desa setempat.

Kalaksa BPBD belum dapat menyebutkan asal mula percikan api yang kemudian menjadi besar, karena segalanya masih harus dilakukan penyelidikan dan penelitian lebih lanjut di lapangan.

Musibah di gunung setinggi 2.200 meter di atas permukaan laut itu, tidak dilaporkan menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali sekitar lima are kawasan hutan dan semak belukar tercatat telah hangus dilahap si jago merah. (LE-TB)