Sanur Village Festival 2019 ke-14 Usung Pemuliaan Bambu

20 Agustus 2019, 09:37


Bali News - Sanur Village Festival 2019 ke-14 Usung Pemuliaan Bambu

Denpasar, LenteraEsai.com – Kegiatan Sanur Village Festival kini telah memasuki tahun ke-14 dan setiap tahunnya memiliki tema yang berbeda-beda. Kali ini, Sanur Village Festival 2019 mengusung tema ‘Dharmaning Gesing’ yang artinya memuliakan bambu.

Ketua Umum Sanur Village Festival, Ida Bagus Sidharta Putra atau akrab dipanggil Gusde ini mengharapkan, kegiatan yang kini memasuki tahun ke-14,  menjadi momentum untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang dinilai masih lesu

“Kami akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kemasan festival agar tetap menjadikan daya tarik wisatawan. Kami harap festival ini  dapat menjadi kenangan mengesankan bagi para pengunjung dan wisatawan yang datang ke Bali,” ujar Gusde saat melakukan jumpa pers di Griya Santriyan Denpasar, Senin (19/8).

Menurut Gusde, hal yang membanggakan ialah Sanur Village Festival telah masuk 8 besar kegiatan kalender pariwisata nasional di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. “Dulu kami urutan ke-10 sekarang event ini menjadi urutan ke-8.  Inilah yang menjadikan motivasi kami untuk memajukan acara ini menjadi event tahunan yang sangat dinantikan oleh wisatawan lokal maupun international,” ujar Gusde.

Menurut Gusde, yang unik dari event Sanur Village Festival 2019 ini adalah dari tema ‘Dharmaning Gesing’ yang artinya memuliakan bambu. Gusde menjelaskan, panitia berupaya menerjemahkan tema ke dalam berbagai perangkat dan peranti di arena festival mulai dari gerbang masuk hingga panggung utama semua didominasi oleh bambu.

“Memang, belum seluruh keinginan dapat terwujudkan, tetapi paling tidak upaya ini diharapkan memantik keinginan bersama untuk kembali memanfaatkan bahan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan kegunaan dari bambu,” ujar Gusde.

Sanur Village Festival 2019 akan digelar selama 5 hari pada tanggal 21-25 Agustus 2019 di Pantai Matahari Terbit Sanur. Seluruh persiapan hingga Minggu (18/8/2019) petang telah mencapai sekitar 75% dan dipastikan rampung menjelang pembukaan, dan rencana pembukaannya akan dilakukan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya pada hari Rabu (21/8/2019) petang.

Festival kali ini akan menghadirkan 2 panggung yang secara bergantian menyajikan pagelaran di antaranya berbagai jenis kesenian tradisional, fashion, dan musik. Dan khusus untuk musik telah dijadwalkan penampil dari luar Bali dan musisi asal Pulau Dewata.

Pada hari Rabu (21/8/2019) akan tampil Koko Harsoe & Kuba Korownski, Pongki Barata, Indra Lesmana dengan Jegog orkestranya, Trio Lestari feat Mostly Jazz Group, dan Crazy Horse feat Ocha.

Pada hari Kamis (22/8/2019) akan tampil Ito Kurdhi, Nosstress, Dewa Budjana Mahandini, dan Katon Bagaskara.

Pada hari Jumat (23/8/2019) akan tampil Moonglade, Kunto Aji feat Mostly Jazz Group, Eva Celia feat Teza Sumendra, dan Andre Dinuth feat Andra.

Pada hari Sabtu (24/8/2019) akan tampil Nancy Panto, Gus Teja, Karakatau, dan Classic Rock.

Dan yang terakhir Pada hari Minggu (25/8/2019) akan tampil Old Taroo, Isyana Saraswati, Navicula dan Joni Agung.

Sepanjang lima hari pelaksanaan festival sejak pagi hingga malam diisi berbagai aktivitas di antaranya futsal, kite surfing, sepeda gembira, fun beach games, aksi lingkungan, Sanur Golf Tournament, Santrian Regatta Sailing, Bali International Triathlon, yoga, balap jukung, pameran usaha mikro, kecil, dan menengah, bazzar kuliner, kontes selancar, dan yang terakhir parade budaya.

Beberapa kegiatan juga telah dilakukan terlebih dahulu sebelum pembukaan Sanur Village Festival seperti Sanur International Kite Festival yang diikuti oleh peserta dari 26 Negara, Dialog festival SVF menghadirkan 4 narasumber, dan pameran foto karya 31 fotografer yang seluruhnya merespon tema ‘Dharmaning Gesing’ atau bambu. (LE-DP)