‘Perang’ antarkoboy Seorang Tewas dan Seorang Luka Parah

25 Agustus 2019, 23:22


Bali News - ‘Perang’ antarkoboy Seorang Tewas dan Seorang Luka Parah

Badung, LenteraEsai.com – ‘Perang’ antardua komplotan ‘koboy’ yang meletus di belahan Desa Angantaka, Kabupaten Badung, Bali pada Minggu (25/8) dini hari. Akibatnya seorang korban tewas dan seorang yang lain mengalami luka-luka yang cukup parah.

Korban meninggal dunia dengan luka-luka bekas bacokan senjata tajam di hampir sekujur tubuh bahwa tulang pinggang bagian belakang putus, diketahui bernama I Kadek Roy Adinata (26), sedangkan yang luka-luka Agus Gede Nurhana Putra (17). Agus mengalami luka robek pada bagian leher belakang sebelah kiri dan kepala samping kiri atas telinga.

Petugas pada Polsek Abiansemal, Minggu (25/8) malam mengungkapkan, usai ‘bertempur’ di daerah Angantaka, perkelahian yang sama berlanjut di Jalan Raya Kerasan Banjar Sedang, Desa sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, yakni di lokasi korban ditemukan tewas.

Agus yang berhasil kabur dengan luka-lukanya dari daerah itu, lolos dari aksi pembunuhan.

Mendapat laporan tentang adanya kejadian tersebut, tim opsnal Polsek Abiansemal yang dipimpin Panit Buser Iptu I Gusti Ngurah Ketut Subhandi SH, langsung melakukan upaya menyergapkan dan penangkapan terhadap para pelaku, yakni para ‘koboy’ yang masih tergolong di bawah umum berinisial DEA dan BSW.

“Kami dibantu oleh tim opsnal Polres Badung untuk mengamankan para pelaku,” ujar Iptu Subhandi, mengungkapkan.

Tersangka pelaku BSW, diketahui warga Banjar Dualang, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, sedangkan DEA penduduk Banjar Tunon, Desa Singekerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Keduanya kini ditahan di Markas Polsek Abiansemal, ujar Subhandi ketika dihubungi lewat polselnya.

Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa SAg membenarkan kejadian tersebut dan hingga saat ini kedua pelaku tersebut sudah ditahan. Selain itu, lanjut dia, pihaknya kini juga sedang memeriksa sejumklah saksi.

Untuk jasad korban sudah dikirimkan ke RSUP Sanglah Denppasar guna mendapatkan visum dokter, sedangkan korban luka-luka kini dirawat di RS Mangusada Kapal, Kabupaten Badung, ucap Kapolsek Abiansemal.

Peristiwa pembunuhan tersebut berawal dari keributan antardua komplotan ‘koboy’ di dalam Cafe Madu di Desa Angantaka hingga terjadi pemukulan. Akibatnya, kedua kubu diusir oleh petugas security dari dalam kafe. Namun, setelah mereka sama-sama tiba di jalan raya, tepatnya disebelah barat Perumahan Alam Pajar Desa Angantaka, kembali terjadi keributan.

Tidak sampai di situ, Roy dan Agus nekat mengejar dengan sepeda motor terhadap DEA dan BSW yang lari dari tempat kejadian, juga dengan sepeda motor.

Dikejar sampai ke kampungnya di Banjar Tunon, BSW mengambil sebilah parang di rumahnya. Mengetahui BSW datang dengan membawa parang, Roy dan Agus kabur namun balik dikejar dan tepatnya di Jalan Raya Kerasan Banjar Sedang, BSW yang berboncengan dengan DEA berhadsil menendang hingga mereka terjatuh dari atas sepeda motor.

Saat itulah pelaku BSW melampiaskan aksinya hingga korban I Kadek Roy Adinata meninggal dunia, sedangkan Agus Gede Nurhana Putra berhasil kabur dengan sejumkah luka yang dialaminya.  (LE-BD)