Empat Korporasi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kebakaran Ratusan Ribu Hektare Lahan

11 September 2019, 13:18


Bali News - Gambar ilustrasi kebakaran

Jakarta, LenteraEsai.com – Sebanyak empat korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menetapkan sebanyak 175 tersangka secara perorangan dalam kasus yang telah menganguskan ratusan ribu hektare hutan dan lahan di kawasan dua pulau tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM kepada pers di Jakarta, Selasa (10/9) menjelaskan, keempat korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, semuanya bergerak di bidang perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit.

Korporasi tersebut meliputi PT Sepanjang Inti Surya Usaha (SISU) dan PT Surya Argo Palma (SAP) dari Kalimantan Barat, PT Palmindo Gemilang Kencana (PGK) dari Kalimantan Tengah dan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) dari Riau.

“Untuk jumlah tersangka perorangan terkait masalah karhutla tahun 2019 ini sampai dengan September tercatat 175 tersangka. Ini tersangka perorangan atau individu,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri.

Jenderal berbintang satu tersebut mengatakan, tersangka sejumlah itu ditangkap di 6 wilayah, meliputi Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Karo Penmas menjelaskan bahwa dalam sepekan terakhir, terjadi peningkatan titik api di sejumlah wilayah. Peningkatan tertinggi terpantau di Riau dan Jambi.

Rincian luas lahan yang terbakar dan jumlah tersangka di Sumatera dan Kalimantan, dilaporkan sebagai berikut. Di wilayah Riau, tercatat 491 ribu hektare luas area yang terbakar dengan 42 tersangka perorangan dan 1 korporasi.

Di Sumatera Selatan sebanyak 7 ribu hektare luas area yang terbakar dengan 18 tersangka, Jambi 23 ribu hektare dengan 14 tersangka, Kalimantan Selatan 2 ribu hektare dengan 2 tersangka, Kalimantan Tengah 338 ribu hektare dengan 45 tersangka perorangan dan 1 korporasi.

Sementara di wilayah Kalimantan Barat terhitung 69 ribu hektare luas area yang terbakar dengan 54 tersangka dan 2 korporasi, kata Brigjen Dedi Prasetyo, mengungkapkan. (LE-JK)