Menteri Koperasi dan UKM Motivasi Mahasiswa IKIP PGRI Bali Jadi Enterpreneur

21 September 2019, 18:20


Bali News - Menteri Koperasi dan UKM Motivasi Mahasiswa IKIP PGRI Bali Jadi Enterpreneur

Denpasar, LenteraEsai.com – Menteri Koperasi dan UKM AA GN Puspayoga memotivasi ratusan mahasiswa IKIP PGRI Denpasar agar tidak ragu dan bimbang untuk memilih jalan hidup menjadi seorang enterpreneur sebagai jalan hidup.

Hal ini dikatakan Menteri Puspayoga saat memberikan sambutan pada acara ‘Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan IKIP PGRI Bali’, yang berlangsung di Gedung IKIP PGRI Bali, Jalan Seroja Denpasar, Sabtu (21/9).

“Zaman sekarang ketika memasuki era revolusi industri 4.0, siapa saja dapat menjadi pelaku enterpreneur atau pengusaha. Tidak seperti zaman dahulu. Coba zaman sekarang, mau menyewakan mobil, atau berjualan baju dan sepatu, dapat dilakukan melalui handpone. Manfaatlah momen ini, karena tidak bisa diabaikan begitu saja. Nanti bisa lewat,” kata Menteri Puspayoga.

Menteri Puspayoga, jika generasi muda berkeinginan menjadi pegawai negeri, peluang itu kini semakin sempat karena tingkat persaingan ketat. Akan tetapi jika menjadi enterpreneur, maka peluang masih terbuka lebar. Banyak peluang di depan mata yang dapat dikembangkan menjadi lahan usaha.

“Hanya saja, menjadi pelaku enterpreneur itu tidak bisa dilakukan dengan menuruti emosi, tidak bisa grusa-grusu, sehingga kalau mengalami kerugian, tidak sampai rugi banyak,” pesan Menteri Puspayoga.

Sementara itu, Rektor IKIP PGRI Bali Dr I Made Suarta SH M Hum menyebutkan, mahasiswa di IKIP PGRI Bali sudah diajak diedukasi dan praktik langsung untuk memasuki dunia wirausaha. Seperti, dengan pembentukan koperasi primer di lingkup kampus.

“Selanjutnya kita sudah rencanakan berdialog dengan mahasiswa di kampus untuk meningkatkan koperasi ini. Termasuk mengenai daya sebarnya. Tapi kita pastikan untuk berdialog untuk kemajuan koperasi. Harapannya setelah lulus dan jadi alumni, mahasiswa bisa praktik hasil pembelajaran wirausaha di kampus untuk diterapkan di daerah masing-masing,” kata Rektor Made Suarta. (LE-DP)