Bocah Yatim ‘Meburuh Ngalap’ Nangka Untuk Bertahan Hidup

22 September 2019, 10:15


Bali News - Bocah Yatim ‘Meburuh Ngalap’ Nangka Untuk Bertahan Hidup

Klungkung, LenteraEsai.com – Kehidupan nestapa dan penuh kesederhanaan dijalani dua anak yatim I Kadek Suardika dan adiknya Komang Juniarta yang tinggal di Banjar Payungan, Desa Selat Klungkung.

Sang ayah sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Ibu mereka kemudian menikah lagi, sehingga praktis kedua anak yatim ini diasuh bibi yang sudah tua dan nenek yang telah berusia renta.

“Bibi itu bekerja serabutan, jadi penghasilannya tidak menentu. Tapi bibi yang banyak berbuat agar kedua keponakannya dapat hidup layak dan tidak sampai putus sekolah. Kadek Suardika saat kini kelas 3 SMP dan Komang Juniarta baru kelas 1 SMP,” ujar Kadek Wirawan, salah seorang pengurus Komunitas Rare Bali ketika diminta keterangan pada Minggu (22/9) pagi.

Kesehariannya, sepulang sekolah Kadek Suardika dan Komang Juniarta mencari jukut paku, pucuk singkong atau sering kali jadi buruh ‘ngalap’ buah nangka untuk bertahan hidup serta supaya tidak sampai putus sekolah. Uang hasil meburuh disimpan untuk keperluan hidup dan sekolah.

Semangat juang kedua bocah untuk melanjutkan sekolah terbilang tinggi. Setiap hari, keduanya rela berjalan kaki 3 km untuk sampai ke sekolah dan menjalani masa-masa belajar dengan antusias.

“Keluarga itu sudah pernah mendapat bantuan bedah rumah. Sebenarnya mereka berharap agar ada bantuan Kadek Suardika dan Komang Juniarta ada kepastikan bisa melanjutkan sekolah lagi. Mereka memang sangat ingin bersekolah, agar bisa memperbaiki nasib di masa depan,” kata Wirawan.

Bagi dermawan atau masyarakat yang terketuk hatinya, dapat memberikan bantuan melalui Komunitas Rare Bali (Sekaa Demen) :

Rek KRB
Bank Danamon
Kode bank 011
003 588284442
Atas nama ni putu Ratna Dewi

Bank BCA
7725323492
Atas nama Kadek wirawan (Adm Komunitas Rare Bali )
Konfirmasi melalui wa 081 999540741. (LE-KL)