Ketut Rasi Hidup Morat-Marit di Gubuk Bambu, Ini Bantuan Dinsos Bali

19 Oktober 2019, 08:03


Bali News - Ketut Rasi Hidup Morat-Marit di Gubuk Bambu, Ini Bantuan Dinsos Bali

Jembrana, LenteraEsai.com – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra merespon dengan cepat adanya pemberitaan warga miskin bernama Ni Ketut Rasi (60) yang tinggal di Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana.

Pada Jumat (18/10) siang, Dewa Mahendra diiringi staf Dinsos Bali melakukan kunjungan ke rumah Ketut Rasi. Rumah wanita itu terlihat sangat sederhana.

Ketut Rasi saat ini hanya tinggal berdua dengan putrinya Ni Putu Ayu Swandewi di gubuk reot berdinding bedek (anyaman bambu).

“Suami saya Nengah Sedana pada tahun 2017 mengalami kecelakaan lalu lintas ditabrak bus di wilayah Desa Dangin Tukadaya, Jembrana. Ia mengalami kecelakaan bersama anak saya. Suami saya kemudian meninggal dunia,” kata Ketut Rasi mengisahkan kehidupannya dengan ekspresi sedih.

Sejak ditinggal suaminya, kehidupan ekonomi Ketut Rasi dan anaknya jadi morat-marit. Untuk sekedar makan layak saja terbilang susah. Selain itu, Ketut Rasi juga harus membiayai putrinya Swandewi yang saat ini duduk di kelas lll SMKN 1 Negara.

Mendengar cerita itu, Kepala Dinsos Bali menjadi terketuk hatinya dan menyerahkan bantuan sembako serta sejumlah uang.

“Hari ini kita membawakan bantuan untuk keluarga Ketut Rasi yang hanya tinggal dengan putrinya karena suaminya sudah meninggal akibat kecelakaan. Pada kesempatan ini kita menyerahkan sembako serta sejumlah uang, semoga bermanfaat,” ujarnya.

Ditambahkan Dewa Mahendra, selain menyerahkan sembako dan sejumlah uang, rumah Ketut Rasi juga akan diperbaiki agar layak huni.

“Kita sudah lihat secara langsung rumahnya, memang tidak layak. Rumahnya akan di perbaiki melalui partisipasi sosial agar layak huni sesegera mungkin. Beruntungnya mereka sudah memiliki KIS dan putrinya memiliki KIP jadi bisa sedikit meringankan beban mereka. Untuk BPNT sedang diuruskan, semoga bisa cepat selesai,” ujarnya. (LE-JB)