Spirit Karangasem Doakan Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wapres RI Terpilih

20 Oktober 2019, 09:13


Bali News - Spirit Karangasem Doakan Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wapres RI Terpilih

Amlapura, LenteraEsai.com – Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wabup I Wayan Artha Dipa mengajak seluruh warga Karangasem berdoa demi kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI terpilih 2019-2014 yang digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Sebagai hulunya Bali, Karangasem sangat lekat dengan nuansa spiritual. Sejumlah pura besar (terutama Pura Besakih, red) dan Gunung Agung terletak di kabupaten berjuluk “Gumi Lahar” tersebut. Sehingga spirit atau kekuatan niskala yang dimiliki Karangasem sangat baik dimanfaatkan untuk memohon kebaikan.

Bupati Mas Sumatri mengaku bangga karena di daerah yang dipimpinnya itu, relatif tidak ada demo atau kerusuhan saat Pemilu dan setelah penetapan hasil Pemilu 2019. Ini menandakan masyarakat sudah dewasa dalam menyikapi demokrasi.

Namun situasi berbeda terjadi di tingkat nasional. Bahkan ada upaya-upaya oknum tertentu yang ingin mengacaukan pelantikan pemimpin negeri ini. Hal inilah yang mampu dicegah lewat doa tulus dan lurus dari pelosok negeri.

“Kami mewakili masyarakat Kabupaten Karangasem, Bali, mengucapkan selamat dan sukses untuk Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin. Dan kami mendoakan agar pelantikan Presiden dan Wapres berjalan kondusif,” kata Bupati Mas Sumatri di Karangasem, Jumat (18/10).

Sehari sebelumnya, Kamis (17/10), Bupati Mas Sumatri turut mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menggelar doa bersama di Pura Penataran Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Doa itu digelar secara khusus untuk memancarkan vibrasi kedamaian untuk NKRI.

Menurutnya, sama sekali tidak ada motif politik di balik doa bersama, melainkan murni kepentingan bangsa dan negara. “Pak Gubernur Koster mengimbau seluruh umat beragama di Bali berdoa secara khusyuk sesuai keyakinan masing-masing, jadi ini tak terkait politik atau kepentingan lain,” kata Bupati Mas Sumatri.

Lebih lanjut, bupati perempuan pertama di Karangasem ini mengajak semua pihak yang beda pilihan politik saat Pilpres lalu, berhenti saling menghujat di media sosial, sebab tidak ada gunanya. Lebih baik tenaga dan fikiran digunakan untuk hal positif bagi pembangunan bangsa. “Mari kita fokus, berupaya sekala-niskala mendoakan kelancaran pelantikan pemimpin negeri ini,” kata Bupati Karangasem. (LE-KR1)