Berkilah Angkut Baju Batik, Ternyata Selundupkan 100 Paket Ganja

22 Oktober 2019, 16:22


Bali News - Berkilah Angkut Baju Batik, Ternyata Selundupkan 100 Paket Ganja

Jembrana, LenteraEsai.com – Satres Narkoba Polres Jembrana berhasil mengungkap dan menggagalkan penyelundupan hampir 100 kg ganja kering ke Bali melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (19/10) malam.

Ganja yang dibungkus dalam 100 paket tersebut berisikan daun, batang dan biji kering, dikemas menjadi 4 kardus besar diangkut dalam sebuah mini bus berwarna putih bernomor polisi DK-1580-OW.

Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa didampingi Kasat Narkoba AKP Komang Muliyadi di Mapolres Jembrana, Selasa (22/10) menyampaikan, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, yang menyebutkan akan ada pengiriman narkotika dari Pulau Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Selanjutnya tim gabungan khusus yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Jembrana, melakukan penyelidikan dan pemeriksaan setiap kendaraan dan barang yang masuk lewat di pintu atau Pos II pelabuhan.

Kemudian sekitar pukul 00.10 Wita, tim mencurigai sebuah mobil warna putih yang dikemudikan oleh Herman Pelani ditemani Umar Saleh Siregar, yang mengangkut 4 kardus besar di dalam mobil.

“Saat diperiksa, mereka mengaku kalau isi dalam kardus itu adalah baju batik,” ujar Kapolres Adi Wibawa.

Namun petugas tidak langsung percaya, lalu melakukan pemeriksaan dengan membuka salah satu kardus tersebut dan mendapati sejumlah tumpukan bungkusan paket ganja di dalamnya.

Setelah dilakukan interogasi, ternyata pelaku tidak sendirian tetapi ada jaringan lain yang sebelumnya bertugas mengirimkan barang dari Jakarta, namun lebih dahulu bergerak dari Banyuwangi masuk ke Bali.

Mendapat keterangan itu, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua pelaku lain dalam mobil bernopol: B-2321-UR, yakni Faisal Ahmad Rangkuti dan Rikardo Nainggolan.

“Dua orang yang pertama kami tangkap itu merupakan jaringan Bali, sementara dua lainnya yang menyusul diringkus adalah jaringan Jakarta yang bertugas membawa paket dari Jakarta. Sebelumnya mereka bertemu untuk menyerahkan barang di Banyuwangi,” ujar Kapolres.

Keempat orang pelaku berikut barang bukti 4 kardus ganja dengan total berat 97.914 gram brutto atau netto 97.816,4 gram, serta dua plastik klip berisi kristal bening atau sabu-sabu berat 0,24 gram, uang tunai Rp 4 juta lebih dan beberapa HP dan dua unit mobil, kini diamankan di Mapolres Jembrana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka pelaku dapat dijerat pasal berlapis UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.  (LE-JB)