Dobrak Kamar, Istri Ditusuk Pisau Dua Kali Hingga Bersimbah Darah

22 Oktober 2019, 18:44


Bali News - Dobrak Kamar, Istri Ditusuk Pisau Dua Kali Hingga Bersimbah Darah

Denpasar, LenteraEsai.com – Berawal dari status di media sosial facebook, membuat pria asal Karangasem bernama I Ketut Gede Ariasta (28) tersinggung terhadap istrinya Ni Gusti Ayu Sriasih (21) hingga pelaku tega menusuk korban sebanyak dua kali menggunakan pisau.

Dalih ketersinggungan Gede Ariasta, karena sebelumnya ia membaca postingan istrinya di facebook yang berbunyi: “Di mana-mana kalau sudah janda pasti bening lagi. Karena lebih fokus ngurus badan tanpa ngurus anak. Pada saat jadi istri jadi dekil, kisut dan kusut karena suami ga ngasih uang dan waktu luang untuk ngurus dirinya sendiri.”

Usai membaca postingan itu, Gede Ariasta tersulut emosinya, sehingga pada Kamis (17/10) dini hari mendatangi rumah kos dan tega menusuk istrinya yang sudah pisah ranjang dalam lima bulan terakhir..

“Pelaku merasa tersinggung dengan unggahan korban di FB yang terkesan meremehkan pelaku dan membuat pelaku tersulut emosinya,” kata Kanit PPA Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir SH SIK, didampingi Wakasat Reskrim AKP I Nyoman Darsana SH dan Kasubag Humas Polresta Denpasar yang membeberkan perbuatan pelaku dan barang bukti kepada media massa,  Selasa (22/10).

Penganiayaan ini terjadi Kamis (17/10) pukul 01.20 Wita di tempat kos korban yang beralamat di Jalan Gunung Sanghyang 124 Denpasar. “Sampai di tempat kos Sriasih, pelaku mendobrak pintu kamar dan terjadilah cekcok antara pelaku dengan korban, menyebabkan pelaku naik darah kemudian mengambil pisau dari tas pinggang langsung menusuk korban hingga dua kali,” ujar Kanit PPA Polresta Denpasar.

Tusukan pelaku mengenai rusuk sebelah kanan dan punggung sebelah kiri korban, hingga menyebabkan korban rebah dengan bersimbah darah. Selanjutnya pelaku kabur meninggalkan korban dalam kamar dengan dikunci dari luar.

Berkat bantuan pemilik kos yang sebelumnya menghubungi keluarga korban, akhirnya Sriasih dibawa ke RS Bali Med dan saat ini korban masih dalam keadaan kritis.

“Hubungan korban dengan pelaku adalah suami istri, namun sudah berpisah secara adat , sehingga masing-masing tinggal sendiri,” ujarnya.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Tim Resmob Polresta Denpasar melakukan penyelidikan di rumah pelaku di Banjar Dinas Gunaksa Desa Ababi Kecamatan Abang Karangasem, hingga berhasil mengamankan pelaku di wilayah Duda Timur-Selat tanpa perlawanan.

Terhadap pelaku dikenakan pasal tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga, yakni pasal 44 Ayat (2) UU No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (P-KDRT) dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan atau denda sebesar Rp 30.000.000. (LE-DP)