Viral, Bule Berkaos Hitam Curi 9 Penyu dan 15 Tukik di Sanur

22 Oktober 2019, 17:30


Bali News - Pantauan CCTV atas kasus pencurian penyu di Sanur (Foto Istimewa)

Sanur, LenteraEsai.com – Sesosok bule terlihat leluasa mencuri 9 ekor penyu dan 15 tukik di kolam area Kelompok Konservasi Penyu Sindu Dwarawati di Jalan Sindu Sanur, Denpasar. Berdasarkan pantauan CCTV, pencurian itu terjadi pada Senin (21/10) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita.

Atas kejadian itu, I Made Winarta selaku anggota Kelompok Konservasi Penyu Sindu Dwarawati melaporkan kasus pencurian ke pihak kepolisian pada Senin (21/10) pukul 20.20 Wita.

Di hadapan petugas di Polsek Denpasar Selatan, Winarta menyatakan bahwa tanggal 21 Oktober 2019 sekitar pukul 05.00 Wita, dirinya mengecek keberadaan penyu di kolam dikarenakan ini merupakan tanggung jawabnya setiap hari.

Betapa terkejutnya Winarta, saat mendapati sebanyak 9 penyu dan 15 tukik telah raib dari kolam. Ketika mengecek hasil rekaman kamera CCTV, ia melihat seorang pria bule berkaos hitam dan mengenakan celana jins biru tua tampak mengambil penyu dan tukik dari kolam pada Senin (21/10) sekitar pukul 03.00 Wita. Bule itu terlihat menjalankan aksinya sendirian.

Atas kasus pencurian penyu dan tukik tersebut, Kelompok Konservasi Penyu Sindu Dwarawati mengalami kerugian hingga mencapai Rp 15 juta.

Sementara itu ketika dikonfirmasi awak media, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan bahwa ada interval waktu 13 jam dari saat terjadi pencurian hingga pelaporan.

“Usai pelaporan itu, kita langsung membentuk tim untuk pengumpulan bukti. Dikarenakan pencurian terjadi dini hari, kita tidak mendapatkan saksi, kecuali meminta keterangan dari para pengurus yang memiliki kawasan konservasi,” kata Nyoman Wirajaya.

Kapolsek melanjutkan, pihaknya tidak berani mengada-ada atau menyimpulkan jika pelakunya adalah orang asing atau WNA. “Akan tetapi kalau dilihat dari hasil rekaman CCTV, memang mirip orang asing. Namun kita belum dapat memastikan bule atau bukan, terkecuali kalau sudah tertangkap,” katanya menjelaskan.  (LE-DP)