Wanita 19 Tahun Diadili Gara-gara Remas Kemaluan Pacar

20 November 2019, 07:16


Bali News - Wanita 19 Tahun Diadili Gara-gara Remas Kemaluan Pacar

Denpasar, LenteraEsai.com – Rekha Margaretha (19), gadis belia berparas ayu yang tiba-tiba garang bagai macan, kini harus berhadapan dengan kasus hukum di depan sidang Pengadilan Negeri Denpasar.

Bagaimana tidak, tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba saja dia meremas bagian kemaluan (buah zakar) Samuel Threzz, pria yang disebut-sebut pacarnya, yang saat itu sedang tidur telentang.

Tidak hanya meremas dan mengilut buah zakar, wanita kelahiran Delitua, Sematera Utara itu juga menghajar korban dengan menggunakan besi bekas tralis hingga membuat saksi korban mengalami sejumlah luka lebam.

Saking garangnya, gadis Rekha juga sempat menggigit bagian ibu jari korban Samuel hingga berdarah.

Atas aksinya itu, Rekha yang selama ini menetap di seputran Glogor Carik Denpasar, terpaksa harus duduk sebagai terdakwa pelaku penganiayaan di  Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (19/11/2019).

Sidang yang dipimpin hakim ketua Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi itu, masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Gede Juliarsana. Selain itu, usai pembacaan dakwaan, jaksa dari Kejari Badung itu juga menghadirkan beberapa saksi.

Dalam dakwaan yang dibacakan di muka sidang terungkap, kasus yang menyeret Rekha Nargaretha sebagai terdakwa ini berawal saat saksi korban Samuel Threzz mengajaknya masuk ke dalam kamar.

Begitu berada dalam kamar, saksi korban tidur di lantai dengan posisi telentang. Entah kenapa, terdakwa Rekha tiba-tiba mendekat dan langsung meremas bagian kemaluan Samuel hingga korban mengerang kesakitan.

Samuel yang dibuat naik darah, langsung manampar bagian wajah yang mengenai daerah bibir terdakwa Rekha.

Mendapat tamparan, Rekha semakin berang, sepontan mengambil sepotong  besi bekas tralis sepanjang 70 cm, kemudian menghajar tubuh korban Samuel dalam beberapa kali pentungan.

Samuel mencoba membalas dengan kembali menampar bagian wajah Rekha, namun dengan sigap wanita itu menangkap bagian ibu jari korban dan langsung menggigitnya hingga berdarah, ujar jaksa dalam surat dakwaannya yang dibacakan di hadapan majelis hakim.

Atas perbuatan itu, terdakwa dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP.  Sedangkan untuk mendengarkan keterangan beberapa saksi lain, majelis hakim menunda persidangan hingga sepekan mendatang.

Dalam menghadapi perkara ini, terdakwa disebutkan tidak menjalani penahanan di rutan, melainkan hanya dikenakan tahanan rumah.  (LE-PN)