Sembunyikan Narkoba Dalam Perut, Bule Peru Lesu Divonis 17 Tahun

3 Desember 2019, 00:27


Bali News - Sembunyikan Narkoba Dalam Perut, Bule Peru Lesu Divonis 17 Tahun

Denpasar, LenteraEsai.com – Guido Torres Morales (55), warga negara asing  asal Peru, tampak lesu saat keluar dari ruang sidang. Terdakwa yang kedapatan menyembunyikan kokain di dalam perut seberat 947,50 gram netto,  dijatuhi hukuman 17 tahun dan 2 bulan penjara di Pengadilan Negeri  Denpasar, Senin (2/12).

Majelis hakim yang diketuai Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti bersalah mengimpor, mengekspor, memproduksi, atau menyalurkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 ayat ( 2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.  “Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 17 tahun dan 2 bulan potong masa tahanan,” ujar hakim, menandaskan.

Selain menjatuhkan hukuman penjara, majelis hakim juga memvonis terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 2 miliar. “Dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 4 bulan,” kata hakim sambil mengetuk palu tanda sidang selesai.

Vonis ini lebih ringan 1 tahun dibandingkan dengan tuntutan Jaksa  Anak Agung Alit Swastika yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun.  Atas putusan tersebut, terdakwa menyatakan menerima, begitu pula dengan jaksa.

Di muka persidangan terungkap, kasus tersebut berawal ketika Guido Torres Morales yang warga negara Peru,  tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Emirates EK 450 rute Dubai-Denpasar pada Rabu (26/6/2019) sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat melewati pintu pemeriksaan, petugas mencurigai ada benda aneh di dalam tubuh terdakwa. Petugas lalu membawa terdakwa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan di dalam organ tubuh. Di sana akhirnya ditemukan sebanyak 125 butir kapsul berisi narkoba jenis kokain.

“Modus terdakwa dengan swallow (telan). Ada 125 buntilan dalam bentuk kapsul yang berhasil ke luar dari saluran pencernaan terdakwa,” kata jaksa.

Pengakuan terdakwa pemegang paspor dengan nomor L20542788 ini, rencananya kokain yang ditelan akan diserahkan kepada seseorang yang tengah menunggunya di sebuah hotel di Bali.

Namun sebelum hal itu dapat dilakukan, petugas di pintu keluar Bandara Ngurah Rai telah terlebih dahulu mencurigai ada sesuatu yang mencurigakan di dalam perut terdakwa Guido Torres Morales.  (LE-PN)